Minggu, 25 Juli 2010

syukur.

terima kasih tak terhingga atas segala cobaan yang telah engkau beri,
ya MAHA SEMPURNA TAK TERGANGGU..
mohon maaf atas segala pikiran yang begitu tak sempurna,
se sempurna keinginanMU terhadap adam..
terima kasih atas segala kondisi,situasi,kemampuan,keinginan,kekhilafan
dan hal yang tak sempurna lainnya..
berharap cobaan yang dapat mendewasakan adam
ke jembatan penghubung selanjutnya..
berharap bertambah sempurna untuk menujuMU..
ijin dan restu untuk,
kekuatan yang lebih sempurna,serta
berharap menjadi lebih paham tentang maksud dan keinginanMU..
sepenuh ruh dan raga,
yakin,
racun dan penawar
akan,
tetap dan selalu ada,
atas keinginanMU yang sempurna..
terima kasih apabila racun ini dapat jadi penawar bagi yang masih dalam
racun..
..syukur

.malam

Selasa, 20 Juli 2010

tersenyum.

hilang..
kembali dengan ingatan,
jalankah?
jalan fatamorgana..
mimpikah jadi skenario warna?
mungkin.
tangan bisa melihat,tidak bertegur..
hilangkah?
tak terdengar.
sanggupkah?
tangan melebarkan jemari,
berceritakah?
diam..
tercipta skenario abu.
dengan tetap alunan suara mengalir..

.malam

Sabtu, 17 Juli 2010

ragu terhenti

sikap hampa
berarah dan menepi..
tak terbawa lagi.
jernih mulai tenang dan bersahabat
mampukah itu menjawab,
dan kembali tak menjawab..
begitu sulit kah pertanyaannya?
kembali di tuntunNYA,
bagaimana jika tak terwaktu
ini terbawa menjadi keruh
tiba akan bertuju.
tenang..
masih digenggamNYA

seperti malam menanti terang..

.malam

Senin, 05 Juli 2010

kecilku..

malam ketika itu..
hanyut dalam waktu tak sama.
jauh disana menjadi keresahan tersendiri,
hampir setiap tersadar selalu terkirim
nyanyian rindu
...
melalui DIA.
ini cerita yang tertuang dalam warna..
macam warna dan keindahannya..
akan tidak bisa dihapus tanpa putusan NYA.
sang DIA masih tetap melanjutkan cerita,
akhir akan masih menjadi rahasia pekat.
nyanyian rindu...
jadi penawar pasti.
cerita masih akan berlanjut.
selalu lah bernyanyi pada NYA.
alunan.. ku akan tetap teriring melalui merdu yang indah..
semoga.
kecilku..

.malam

Jumat, 02 Juli 2010

menyepi...

terhanyut
malam
dingin,diam
gelap hitam..
penyambung isi akan terbawa arus kemana
diam sesaat.malam memeluk
terganggu kah dengan tingkah ini..
harap tidak
biarkan tetap teman..
bercerita merangkul,
berimajinasi bersama,
hanyut makin tak terlihat..
terbantu kah semua itu..
harap iya.

.malam

Kamis, 01 Juli 2010

sang tercipta

terlahir dengan tidak ada pilihan,,
menuruti dengan yang telah di tuangkan sesuai warna dan kesempurnaanNYA.
dimulai awal tidak tahu kapan akhir.
yang pasti setiap nyawa punya rasa yang dirasakan oleh perasa itu.
banyak rasa pastinya
bercampur..
setiap nyawa punya hal itu,sifat yg berasal dariNYA.
yang datang nya tidak akan bisa dipaksakan, dan perginya pun tidak bisa dipaksa
mata
...
itulah perantara yang menciptakan segalanya.
dimana sang adam dan sang hawa di takdirkan untuk mencicipi rasa itu.
setiap nyawa di bumi pertiwi ini memiliki warnanya sendiri-sendiri..
dua jenis nyawa yang berbeda tapi akan menyatu sampai
akhir..
itu membuka rahasianya.
sang tercipta.
.malam

memandangi mimpi

melayang dan terbawa,
sepanjang jalan bercahaya sedang..
mengalir dan bertanya,
sepanjang malam yang kicau..
mencoba menjawab yang menjadi keresahan,
mencoba mengartikan isi semua langkah,
mencoba mendengar suara mengalun hangat..
tersadarkah mimpi?
kuatkah dia dengan langkah selanjutnya,
apa yang jadi kekuatannya,cukupkah sedianya..
dan masih terjaga rahasia dengan sangat pekat.
setiakah rahasia dengan perannya?
terang akan tetap dengan langkah cahaya.
mimpi..

.malam

harap jawab nyata.

dan mahluk menginginkannya,ingin sekali.
ketika yang di ingin tak ingin,tertinggalkan lara..
itu gunanya lara..
sedang duka..
rasa itu berguna kah..lalu pergi diam-diam.
masih banyak pesannya,
pada mendatang.
dan lalu,lenyap lah jauh..
bertemu kah kita waktu,,
terdiam..
ya.
malam

alunan malam

mencoba tenggelam di malam.
malam yg selalu memberikan yg tak dimiiki oleh sang terang.
mencoba mengalir di malam.
malam yang selalu memberikan ruang senyap dan gelap.
malam,malam tetap mempesona biar dia mempunyai gelap yg terbatas.
malam,malam menyampaikan berbagai kata-kata tanya.
malam akan bergandengan,dan akan menuntun malam berikutnya.
begitu kah,seperti terang yang masih setia menunggu dan berharap gelap.
malam akan selalu tak berwarna.
dengannya lah semua akan lengkap...
malam mengalun...

sang malam

terkaku sejenak,
memikirkan sesuatu yang tidak pernah.
ingin rasanya memberikan ruang untuknya agar menjadi lebih lebih lebih.
tapi pikir ini belum mampu mendekati tingkat disana.
mungkinkah akan menjadi pernah ketika akan terjadi.
mungkinkah pikir itu mengikuti nya,jika memang pantas.
sesungguhnya kan semua akan berjalan.
diikuti oleh sang malam.
tetaplah menjadi malam jika memang pantas..
malam akan tetap malam dan akan tetap adanya malam.

terkenang.

ketika malam mulai sepertiga..
ketika dingin mulai menyelimuti..
ketika suara mulai menyepi..
ketika itulah visual mulai bercerita,
mulai dari yang paling tersesat hingga yang paling nyata..
mulai dari yang abuabu hingga yang paling terang..
semua akan menjadi sebuah kisah yang tak terlupa.
kenangan akan tetap seperti itu,apa adanya..
kenangan akan tetap berharga,bagi siapa saja..

dan semua itu akan kembali terulang ketika,ketika dan ketika..
demikian saja.

terkesekiankali...

ketika angka 305 mulai berjalan
kupandangi angka itu sepertinya tidak bergerak,
seolah olah ada pesan yang ingin disampaikan..
apakah angka itu hanya menjalankan kewajibannya? atau
mungkin telah mengikuti peran yang dimainkannya?
seiring tetap berjalannya angka itu,
maka semakin jelas sedang berada di peran apakah itu..
itu saja.

gelap

kembali pikiran akan tentangnya menyapa,,
tanya ini tak mampu menjawab.dan apakah akan tetap sama??
ketika jawab itu memberikan jawaban,saat itulah sesungguhnya arti pendewasaan.
bukan pikiran yang berlalu begitu saja.
terang tetaplah mencoba.
itu saja.

tersadar

kembali hal itu menjadi pikiran,,
ketika teringat akankah mimpi ini berakhir pada harusnya.
tidak banyak yang dapat diungkapkan,
biarlah hanya jiwa dan raga ini saja yg tau serta unsur di dalamnya.
tapi pasti, semua ada sesuatu yg mendasarinya.
itu saja.

ketika

gelap ini.
saya mengawang hampir terkabul selangkah mimpi dari mahluk.mahluk terdekat,dan saat itu pun saya berpikir kapan mimpi saya menepi??
hanya SANG DIA lah yang punya izin dan restu.
dan saya yakin DIA tidak pernah salah dalam menuangkan ide dan ceritanya.
saya akan terus berjalan sampai hasil itu pun berhasil saya ceritakan kembali padaNYA.terima kasih.
itu saja.

tersadar

ketika hampir semua menjalankan aktivitasnya untuk beristirahat.
saya disini baru saja terjaga dan jarum itu menunjukkan ke arah angka 320.
entah apa yang menjadi pikiran.
seolah-olah jiwa dan raga tidak berjalan selaras.
tersadar dari tidur,sepertinya sebuah benda yg berbentuk itu menolak saya.
tidak tahu mengapa??
mungkinkan benda itu mengetahui apa yg menjadi pikiran saya,tp mudah-mudahan saja tidak begitu.jika ia, maka banyak sesuatu yg akan keluar darinya.
itu saja.